forklift forklift kiralama ----------------------------------------------------------------------------------------------------- telefon dinleme casus telefon ----------------------------------------------------------------------------------------------------- telefon dinleme Casus telefon ----------------------------------------------------------------------------------------------- Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon --------------------------------------------------------------------------------------------------------------- cilt bakımı ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Casus telefon Casus telefon Casus telefon Casus telefon Casus telefon Casus telefon telefon dinleme Casus telefon telefon dinleme Casus telefon telefon dinleme Casus telefon telefon dinleme Casus telefon telefon dinleme Casus telefon telefon dinleme Casus telefon Casus telefon telefon dinleme telefon dinleme Casus telefon Casus telefon telefon dinleme Casus telefon telefon dinleme telefon dinleme Casus telefon Casus telefon telefon dinleme Casus telefon telefon dinleme telefon dinleme Casus telefon telefon dinleme telefon dinleme

Menghitung Efektifitas Buzzer dengan Click Ratio

Share Button

Jangan mudah terbujuk rayu tawaran layanan buzzer hanya berdasarkan jumlah followernya saja. Sebelumnya saya pernah memposting tentang “reached” dan “impression“, sekarang saya akan pertajam dlm menghitung efetifitas buzzer melalui click ratio, alias perbandingan antara jumlah follower dan jumlah yg meng-klik URL tuitan buzzer tertentu. Tentu saja semakin besar rationya, semakin bagus dong “kualitas” buzzer tersebut. Gimana ngitungnya? Mari kita coba praktekkan langkah-langkah berikut ini:

Pertama, anggaplah target URL (landing page) yg ditetapkan adalah http://donnybu.com. Maka pertama yang harus kita lakukan tentunya adalah memasang Google Analytics pada situs tersebut. Itu prosedur standar, tidak akan diterangkan di sini.

Setelah itu, kemudian kita gunakan layanan pemendek URL http://bit.ly. Sign-in yaa, jangan lupa. Karena kalau tidak sign-in, kita tidak akan diberi fasilitas yang lebih lengkap. Setelah sign-in, pada box isian, ketikkan url landing page target Anda. Misalnya http://donnybu.com/?id=yyy.

Saya jelaskan sedikit, jadi pada url http://donnybu.com/?id=011 (silakan coba di klik) sebagai contohnya, sebenarnya bagian “/?id=011” tidak akan diproses oleh browser. Anda coba saja misalnya ketik/klik http://detik.com/?kode=buntut. Lalu mengapa perlu ada tambahan tersebut? Tambahan yg sering disebut sebagai query string tersebut, sebagai penanda unik. Selain itu, jika url landingpage yg diinput di bitly sama persis, dia tidak akan memberikan short-url yg unik.

Jadi buatlah kode unik sebanyak buzzer yang akan Anda sewa jasanya, agar masing2 buzzer memiliki short-url yg unik untuk dituit nanti. (Ingat, walah short-url tiap buzzer berbeda2, tetapi sebenarnya yg diakses oleh follower2nya adalah landingpage yg sama).

Lalu url dgn query string tersebut satu per satu kita input di bitly seperti di bawah ini. Buatlah misalnya http://donnybu.com/?id=011 , http://donnybu.com/?id=012, dst-nya dengan format querystring-nya suka-suka kita.  Kemudian pada bagian “shortened links”-nya, kita bisa modifikasi agar gampang diingat. Sebagai contoh, url http://donnybu.com/?id=011 short-url yg dipakai adalah http://bit.ly/dbud011 (silakan coba di-klik).

Kemudian mintalah buzzer A untuk mentuit promo yg mengajak followernya untuk visit ke http://bit.ly/dbud011. Untuk buzzer B, bisa saja misalnya yg harus dituit adalah url http://bit.ly/dbud022.

Setelah dituit oleh buzzer, maka akan muncullah hasil tuitan tadi di screen para followernya. Tetapi mekanisme twitter akan mengubah URL apapun yg diketikkan ke format http://t.co/blablabla. Maka informasi yg akan diterima oleh para follower akan menjadi seperti di bawah ini. Tinggal kemudian apakah followernya akan mengklik informasi URL/link tersebut atau tidak. Pastinya url t.co tersebut akan unik (beda-beda tiap buzzernya) berdasarkan url awal yg diinput.

Nah untuk mengetahui apakah suatu URL/link yg dituit buzzer itu diklik atau tidak, silakan kembali sign-in ke halaman bitly. Maka akan bisa dilihat bahwa bit.ly/dbud011 telah diklik 8 kali. Kebetulan saya telah mengkliknya sebanyak 4 kali menggunakan ubersocial di BB (dgn akun twitter A) dan terbuka di BB browser, dan 4 kali klik lainnya melalui browser firefox di laptop dari url http://twitter.com/dbudonnybu


Kalau kita klik infoplus dbud011+ di atas, maka hasilnya bisa kita lihat di bawah ini. Kita akan bisa mendapatkan sejumlah grafik statistik yg dapat membantu kita menilai kinerja buzzer berdasarkan jumlah klik yg dihasilkan dari followernya + jam aktifnya. Dapatkah seorang meng-klik beberapa kali link/url tersebut dan tetap dihitung? Ya sangat dapat, buktinya 8 klik di bawah ini dilakukan oleh saya seorang diri, tapi memang dari 2 piranti yg berbeda (BB dan laptop).


Untuk memberikan hitungan yang lebih pasti, agar meminimalisir jika ada buzzer yg bermain curang dengan melakukan repetisi klik (klik berulang, entah oleh dirinya sendiri atau menggunakan akun twitter lain) maka perlu kita pakai alat bantu ukur lain seperti dijelaskan di awal artikel ini, yaitu Google Analytics. Pada Google Analytics, kita bisa melihat traffic sources berdasarkan referring sites. Salah satu referring sites yg akan cukup dominan adalah tentu dari http://t.co (standar short-url dari twitter). Contohnya seperti di bawah ini.

Jika kita klik link source t.co di atas, maka akan tampak kurang lebih data seperti di bawah ini. Ini saya ambil dari google analytics yg dipasang di situs InternetSehat.org. Maka akan tampak url-url unik (beda-beda) dari http://t.co/blablabla dgn data jumlah visits, pages per visit, average time on site dan % new visits. Tinggal kita cocokkan saja, URL unik tersebut sebenarnya milik buzzer siapa.

Adapun dari gambar di bawah, sebagai contoh, bisa dilihat bahwa referral path tertentu (kita ambil yg paling atas) menghasilan % new visits 82,95% (dibulatkan menjadi 83%). Ini berarti, dengan sistem penghitungan dan analisis pengunjung yg digunakan oleh Google Analytics, maka dapat diketahui bahwa 83% dari 88 orang yg visit (mengklik) link dari buzzer A, adalah orang yg memang belum pernah mengunjungi (mengklik) link tersebut, setidaknya dari gadget yg sama. Jadi dari situ bisa kita ketahui berapa angka (mendekati) riil jumlah mereka yg mengklik dan/atau mengunjungi situs yg dipromosikan oleh buzzer A, buzzer B dan seterusnya.


Lantas terakhir, setelah kita ketahui jumlah klik atau kunjungan yg terjadi, tinggal kita perbandingkan dgn total jumlah follower untuk mendapatkan click ratio. Misal jika menggunakan contoh data di atas, maka jika buzzer A punya 1000 follower dan menghasilkan 73 klik atau visit (dari 88 visits dikali 83% new visits), rationya adalah 73 : 1000, atau 7,3%.

Dengan demikian, kita bisa saling membandingkan nilai tawaran jasa buzzer tidak lagi sekedar dari jumlah followernya, tetapi juga dari click ratio atau efektifitas klik yg dihasilkannya. Sangat mungkin juga jika skema layanan buzzer kemudian menjadi pay-per-click. Itu tergantung bagaimana model bisnis yg disepakati saja antara buzzer dgn pihak yg akan menggunakan jasanya.

Demikian, mudah2an bermanfaat. Btw, thanks to mas @tjatur yg sudah memberi inspirasi dan pengetahuan kepada saya sehingga artikel ini ada 🙂

-dbu-

 

Share Button

41 Comments

  1. Nike says:

    Wooaaa, udah layak jadi konsultan nih mas 🙂

    1. donnybu says:

      amin…. jadi penyamber aja lah :p

  2. liana says:

    Bermanfaat sekali. Thx for sharing bos..
    Btw, skrng jg yg b anyak ditawarin model silent buzzer gitu ngukur efektifitas atau viralnya gmn?
    Yg skrng banyak dioffering, silent ambassador, tanpa short url ataupun hastag.

    1. donnybu says:

      tetap aja, pasti ada keyword tertentu sebagai patokan. nah keyword itu yg diukur, dapat berapa impression. pake aja tweetreach.

  3. andreanisme says:

    Penasaran sama mas Donny yang sering kasih link dengan spasi, ex: donnybu .com. Apa lagi ngejar direct traffic di traffic sources-nya Google Analytics ya?? 😀

    1. donnybu says:

      itu namanya kiat membranding situs kita mas. karena twitter dgn niat baiknya memberikan otomatis short-url t.co, sebenarnya di sisi lain “merusak” personal / blog brand kita 🙂

  4. Andin Nugroho says:

    Ini artikel yg saya cari. Thanks for sharing, mas.

    1. donnybu says:

      mudah2an bermanfaat

  5. Pandu says:

    Wah ini berguna bgt! aku sering promo buat visit link, tapi ga bisa pantau berapa org yg udah visit..

    thx

    1. donnybu says:

      ya, sebenarnya model ini bisa dikombinasikan atau divariasikan untuk banyak hal 🙂

  6. Pitra says:

    Mantap mas..
    Seharusnya para agency bisa mulai nycil buat seperti ini utk setiap buzzernya. Jadi mereka bisa punya sistem kontrol sendiri untuk melihat efektifitas masing2 buzzer.

    1. donnybu says:

      Terimakasih mas. Iya, memang ada baiknya agency mulai lebih utak-atik sedikit dalam menentukan KPI media promosi yg dipakainya, termasuk buzzer. Sehingga ndak beli kucing dalam karung.

  7. Aubrey Siahainenia says:

    Halo mas,

    Informasi yg sangat lengkap.

    Mau tanya lalu bagaimana menghitung jika si buzzer hanya memberikan akun si perusahaan. Contoh: Seru nih produk di @……

    Terima kasih

    1. donnybu says:

      kalo memang hanya memberikan akun twitter, misalnya “yuk follow @internetsehat” maka sebenarnya bisa dibandingkan saja berapa persen kenaikan impression tweet tersebut (pake tweetreach.com) dan dibandingkan dgn jumlah kenaikan follower dari akun yg dipromosikan tersebut (pake twittercounter.com)

  8. Anggara says:

    ah, puyeng gue om, coba lebih disederhanakan lagi penjelasannya bisa 😀

    1. mahadarma says:

      Sama mumet, agak berat nih, tapi mencoba untuk mencerna.. 🙂

    2. donnybu says:

      intinya, tiap kawan buzzer diberi identitas unik. dengan punya identitas unik tersebut, akan dapat dihitung seberapa banyak promosinya via tuit tersebut akan di-klik oleh tweeps yg lain.

  9. rasarab says:

    bener banget mas, keren artikel nya
    emang harus belajar jadi agency yang cerdas, buzzer yang cerdazz dan follower yang cerdas juga 🙂

    1. donnybu says:

      sekedar berbagi agar imbang, sama2 bodo atau sama2 jadi cerdas. biar ndak ada yg membodohi orang lain :p

  10. Cordiaz says:

    Jadi terukur, bukan hanya menang besarnya jumlah follower buzzer, tapi follower potensial di mata sponsor 🙂

    1. donnybu says:

      betul sekali mas, ini cuma mengajak untuk bisa transparan saja menilai potensi yg dimiliki oleh buzzer 🙂

  11. Rusa says:

    tapi apakah semua twit berbayar menginginkan penyebaran link? kalau yg tanpa link gimana donk mas?

    1. donnybu says:

      kalo gak pake link, berarti pake aja impression dan reach. alatnya ada tuh, tweetreach.com 🙂

  12. MT says:

    wow, memang harus sering berkunjung ke blog ini. banyak dapat pengetahuan baru di dunia socmed. makasih, mas!

    1. donnybu says:

      wah saya hanya menulis pengetahuan yg sudah ada aja kok mas 😀 hehehehe… kalo yg enak dibaca, ya salah satunya http://mataharitimoer.blogdetik.com/ 😀

  13. […] #efektifitasbuzzer yang disampaikan oleh mas dbu adalah tindakan standar yg dilakukan oleh para digital agency yang menggunakan jasa buzzer. Pada saat proyek kampanye online telah disetujui konten + strateginya, maka tindakan standar yang biasa dilakukan adalah : […]

  14. Hollister UK says:

    memang hanya memberikan akun twitter, misalnya “yuk follow @internetsehat” maka sebenarnya bisa dibandingkan saja berapa persen kenaikan impression tweet tersebut (pake tweetreach.com) dan dibandingkan

  15. memang hanya memberikan akun twitter, misalnya “yuk follow @internetsehat” maka sebenarnya bisa dibandingkan saja berapa

  16. honeylizious says:

    klikkkk!

    *numpang ngeklik aja om*

  17. dinneno says:

    Saya sudah punya aku di Bitly sejak lama, tapi saya cuma tau fungsinya untuk pemendek URL. Nah setelah membaca ini saya jadi tau manfaat lain dari Bitly. Makasih sharing-nya, mas 🙂

  18. ahmad says:

    mas, mau nanya : gimana sekarang khabarnya kursus komputer untuk rakyat yang ada di taman ismail marzuki jakarta , yang pernah anda urusin???

  19. What a fun pattern! It’s great to hear from you and see what you’ve sent up to. All of the projects look great! You make it so simple to this. Thanks

  20. I was extremely pleased to find this website. I wanted to thank you for the good understand I definitely enjoying every single small bit of it and We’ve you bookmarked to check out new stuff you post.

  21. all says:

    menarik sekali informasi yang Bpk share diatas, terimaksih untuk sharenya. sukses selalu. idstudy-education & science

  22. surat says:

    benner sekali mas… kadang2 kita tergiur dengan nilai buzzernya yang tinggi padahal impression dari sono tar cuman seiprit…

  23. nengratna says:

    wah! ga kepikiran. padahal sering pakai 😀

  24. […] Sumber : (donnybu.com/2011/11/28/menghitung-efektifitas-buzzer-twitter-dengan-click-ratio) […]

  25. TONGKONANKU says:

    Walaupun tulisan ini lebih ditujukan buat para advertiser pengguna buzzer, tapi buat saya yg hanya seorang blogger biasa, tetap menarik untuk saya baca sampai habis. 🙂

  26. dnoveryan says:

    Tapi mas, sebenernya hitung – hitungan di atas kertas seperti ini bener – bener berpengaruh di lapangan ga sih? Misalnya untuk buzzing sebuah event, dimana jelas terlihat pengunjung yang hadir.

    Kebetulan saya (rencananya) mau ambil skripsi seputar topik buzzer ini. 🙂

  27. Risalya says:

    aseeekkkk , mantappp mas , ini artikel yang saya cari mulai kmaren kwkwkwkw , baru nemu 😀 ..
    terima kasi sekali mas 🙂

    btw , kunjungi juga mas ya Mungkin Disini ada Artikel menarik 🙂

  28. luthfi says:

    Sangat keren nih tulisannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

forklift forklift kiralama ----------------------------------------------------------------------------------------------------- telefon dinleme casus telefon ----------------------------------------------------------------------------------------------------- telefon dinleme Casus telefon ----------------------------------------------------------------------------------------------- Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon Lazer Epilasyon --------------------------------------------------------------------------------------------------------------- cilt bakımı ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Casus telefon Casus telefon Casus telefon Casus telefon Casus telefon Casus telefon telefon dinleme Casus telefon telefon dinleme Casus telefon telefon dinleme Casus telefon telefon dinleme Casus telefon telefon dinleme Casus telefon telefon dinleme Casus telefon Casus telefon telefon dinleme telefon dinleme Casus telefon Casus telefon telefon dinleme Casus telefon telefon dinleme telefon dinleme Casus telefon Casus telefon telefon dinleme Casus telefon telefon dinleme telefon dinleme Casus telefon telefon dinleme telefon dinleme